“FACE DISTANCING” SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19

Serba-Serbi

Face distancing pada hakikatnya adalah istilah penulis untuk mengajak masyarakat supaya menghindari dan menjauhi sejauh mungkin kebiasaan menyentuh wajahnya. Hal ini saya dasari sebab pada kenyataannya masyarakat sangat sulit sekali melepaskan kebiasaan menyentuh wajahnya, sementara tangan kita mungkin saja telah terkontaminasi ratusan virus dari kontak terhadap permukaan. Psikolog Kevin Chapman dalam studinya menyatakan bahwa menyentuh wajah jadi salah satu kebiasaan paling umum dan sering yang dilakukan manusia. Hal ini pun berdampak pada kebiasaan penggunaan masker yang berbalik menjadi bumerang kepada masyarakat untuk lebih mudah terinfeksi virus akibat kebiasaan memperbaiki masker yang berujung kontak langsung tidak disengaja pada wajah. Hal ini selanjutnya menyebabkan penggunaan masker menjadi tidak efektif dan sebaliknya malah mengancam kesehatan individu. Selain itu, terdapat banyak sekali miskonsepsi di masyarakat mengenai kebiasaan mencuci tangan yang benar. Pemerintah dan lembaga khusus program sosialisasi lainnya sangat jarang mengaitkan penempatan mencuci tangan yang benar. Sementara banyak masyarakat yang sudah menyentuh wajahnya terlebih dahulu sebelum mencuci tangannya dengan bersih. Kemudian istilah ‘Batasi menyentuh wajah’ kurang familiar di telinga masyarakat, sebab pada kenyataannya istilah ini di nomer duakan sebagai istilah paling penting dalam mencegah COVID 19, dimana masyarakat hanya lebih mengenal physical distancing, budaya mencuci tangan, dan penggunaan masker sebagai cara utama untuk mencegah COVID 19. Selanjutnya, istilah Face distancing juga lebih sederhana untuk diingat masyarakat Indonesia yang cenderung kurang peduli terhadap kebersihan dan sanitasi. Serta pastinya apabila istilah ini disosialisasikan, disebarluaskan dengan efektif seperti physical distancing oleh pemerintah khususnya, masyarakat akan lebih peduli dan lebih dapat teringati untuk menahan supaya tidak menyentuh wajahnya sebisa mungkin dalam upaya mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2 dan menekan angka pasien positif COVID 19. Hal ini juga dapat menjadi efektif sebagai terobosan baru dalam menyukseskan program New Normal yang akan dihadapi masyarakat Indonesia kelak sembari menunggu penemuan vaksin khusus virus corona.

Bagaimana tahapan pencegahan COVID-19 dengan “Face Distancing”? Dengan adanya istilah “Face distancing” saya meyakini masyarakat akan lebih familiar dan lebih efektif dalam mencegah penyebaran virus corona, baik penyebaran secara langsung maupun tidak langsung. Walaupun begitu, hal ini kembali lagi kepada perilaku masyarakat untuk lebih peduli dengan istilah, ajakan, serta kebijakan untuk mencegah COVID-19 itu sendiri. Maka dari itu, saya telah merangkum beberapa tahapan penting bagi masyarakat untuk mencegah dari penularan COVID-19.

1. Berlakukan physical distancing dengan berada minimal 1.5 meter dari orang lain. Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan virus secara langsung dari orang yang telah terinfeksi melalui penyebaran droplet. Semaksimal mungkin, posisikan diri sejauh mungkin dari orang lain, untuk pencegahan yang lebih efektif.

2. Terapkan budaya pembatasan kontak wajahmu atau Face distancing. Upaya ini pastinya bertujuan untuk mencegah penyebaran virus secara tidak langsung dari kontak tubuh kita dengan permukaan benda yang mungkin terkontaminasi telah virus SARS-CoV2 supaya tidak masuk dan tidak menginfeksi saluran pernafasan kita.

3. Budayakan mencuci tangan dengan sabun biasa, sabun yang mengandung alkohol, maupun antiseptic sekurang-kurangnya 20 detik sekali. Sabun dapat membunuh 100% virus corona yang terkontaminasi di tubuh kita apabila kita lakukan dengan benar. Hal ini sangat penting untuk menjaga tubuh kita agar selalu steril dari kontaminasi virus. Cuci tanganmu dengan sabun sebisa mungkin setelah kamu menyentuh permukaan benda yang rentan disentuh publik secara umum. Atau jikalau kamu pergi ke pasar atau tempat umum lainnya, selalu ingat jangan sentuh wajahmu sebelum kamu mencuci tangan dengan bersih!

4. Gunakan masker dimanapun. Masker kain pada kenyataannya tidak memiliki persentase cukup tinggi dalam mencegah penyebaran virus. Namun walaupun begitu, menggunakan masker kain tetap lebih efektif daripada tidak menggunakan masker sama sekali dalam upaya mencegah penularan COVID-19. Terutama untuk individu yang mengalami batuk, pilek, dan sering bersin, diwajibkan untuk menggunakan masker berjenis N95 untuk mencegah agar percikan droplet anda tidak menyebar ke orang lain, sebab penggunaan masker jenis ini memiliki efektivitas yang jauh lebih tinggi dari masker kain biasa hingga 17 kali lipat. Dampak dan manfaat “Face Distancing” bagi masyarakat. Face distancing akan sangat membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran virus corona apabila memang diterapkan dan dibudayakan dengan seksama. Face distancing pada dasarnya menjadi faktor penting untuk mencegah penyebaran virus penyebab COVID-19, bersamaan dengan physical distancing untuk mencegah penyebaran secara langsung. Face distancing juga memungkinkan masyarakat untuk dapat lebih efektif menempatkan budaya cuci tangan dengan lebih presisi, untuk meminimalisir kecacatan penempatan mencuci tangan yang benar. Selain itu, face distancing juga membuat penggunaan masker kain jauh lebih efektif, dalam menangkal penyebaran penyakit COVID-19. Serta pastinya, face distancing dengan sosialisasi dan perluasan yang masif dari pemerintah serta lembaga swadaya lainnya memungkinkan masyarakat lebih familiar dan dapat teredukasi dengan lebih efektif dalam menangkal penyebaran virus ini. Kemudian lebih menyukseskan program New Normal kedepannya serta menekan angka positif COVID-19 serta angka kematian. Saya meyakini dengan sosialisasi yang mumpuni nantinya, dan pengertian masyarakat yang baik, face distancing akan menjadi senjata utama sebagai tahapan penting untuk mengembalikan Bangsa Indonesia kembali menuju kejayaan dan kemerdekaan dari pandemi ini. Bersama pemerintah dan masyarakat yang sinergis, saya yakin pencegahan akan berjalan baik sesuai empiris.

Leave a Reply

Please Login to comment
avatar
  Subscribe  
Notify of